Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi

Hi sobat seciko, Berita hari ini Selasa 21 September 2021, ada kabar viral yang banyak menyedot perhatian warga net. Berita tersebut kami beri judul Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi . Info yang kami rangkum disini berasal dari channel youtube KOMPASTV. Sobat bisa menonton berita terbaru ini lewat video yang Seciko cantumkan di bawah ini.

Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi

Jika sobat ingin menonton berita ini berulang kali, seciko sarankan untuk mendownload Video Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi melalui Tautan Unduhan yang sudah Kami sediakan.

Berikut Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi yang berhasil seciko rangkum:

Video Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi 2021

Detail Video

Judul VideoWarga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi
Dimensi Video2d
Nama ChannelKOMPASTV
AuthorKOMPASTV
URL Videohttps://www.youtube.com/watch?v=yauUjXlezP4
Definisi Videohd
Isi Artikel
KOMPAS.TV – Sejumlah warga rusun Angke Tambora, Jakarta Barat, mengembalikan beras bantuan sosial kepada pengurus RW setempat.

Warga mengaku beras yang mereka dapatkan tak layak konsumsi.

Warga mengembalikan beras seberat 10 kilogram dari Kementerian Sosial ini karena selain menggumpal kondisi beras ini berwarna kuning serta mengeluarkan bau tak sedap.

Hingga saat ini sudah sebanyak 10 warga Rusun Angke, Tambora, Jakarta Barat yang sudah mengembalikan beras bansos 10 kilogram yang tak layak konsumsi.

Warga pun mengaku kecewa dengan bantuan beras yang tak layak konsumsi ini.

Namun, pihak pengurus RW sudah mendapatkan beras pengganti dari Bulog untuk menukar beras yang tak layak itu dengan kondisi yang lebih bagus.
Link Download Video : DOWNLOAD VIDEO

Source : Youtube

Demikian video tentang Warga Lagi-Lagi Dapat Beras Bansos Tak Layak Konsumsi , Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.