Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence

Hi sobat seciko, Berita hari ini Selasa 21 September 2021, ada kabar viral yang banyak menyedot perhatian masyarakat. Berita tersebut kami beri judul Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence . Info yang kami rangkum disini berasal dari channel youtube detikcom. Sobat bisa menonton berita terbaru ini lewat video yang Saya sediakan di bawah ini.

Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence

Kalo sobat ingin menonton berita ini berulang kali, saya sarankan untuk mendownload Video Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence melalui Link Download yang sudah Seciko sediakan.

Berikut Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence yang berhasil saya rangkum:

Video Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence 2021

Detail Video

Judul VideoProyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence
Dimensi Video2d
Nama Channeldetikcom
Authordetikcom
URL Videohttps://www.youtube.com/watch?v=UJ2kVKUIu1c
Definisi Videohd
Isi Artikel
Tonton video lengkapnya disini: E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penghentian pembangunan pulau reklamasi sebagai keputusan yang tepat untuk mengurangi penurunan muka tanah. Anies membeberkan info bahwa prediksi penurunan muka tanah di Jakarta pada 2007 lalu sebanyak 22 mm per tahun, namun yang terjadi hanya 2 mm per tahun.

#aniesbaswedan #reklamasi #jakartatenggelam #ahok

Ayo tonton dan portion detik ini juga!

click our website online :
– detikcom: m
– 20detik: m

Apply legitimate story detikcom di:

– Twitter: m
– Instagram detikcom: m
– Instagram 20detik: /
– Facebook detikcom: m
– Facebook 20detik: k
Link Download Video : DOWNLOAD VIDEO

Source : Youtube

Demikian berita tentang Proyek Reklamasi Disetop, Anies: Tepat Kurangi Dampak Land Subsidence , Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.