Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin

Halo sobat seciko, Berita hari ini Selasa 21 September 2021, ada kabar viral yang banyak menyedot perhatian warga net. Berita tersebut kami beri judul Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin . Info yang kami rangkum disini berasal dari channel youtube Tribunnews. Kamu bisa menonton berita terbaru ini lewat video yang kami cantumkan di bawah ini.

Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin

Kalo sobat ingin menonton berita ini berulang kali, saya sarankan untuk mendownload Video Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin melalui Link Download yang sudah Saya sediakan.

Berikut Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin yang berhasil saya rangkum:

Video Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin 2021

Detail Video

Judul VideoPelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin
Dimensi Video2d
Nama ChannelTribunnews
AuthorTribunnews
URL Videohttps://www.youtube.com/watch?v=8FDso8LlIss
Definisi Videohd
Isi Artikel
TRIBUN-VIDEO, KOJA – EO, vaksinator yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong di Sekolah IPEKA Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, meminta maaf atas kelalaiannya.

Ucapan permintaan maaf tersebut diungkapkan EO sembari menangis histeris, saat konferensi pers yang digelar di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021).

EO diberi kesempatan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, berbicara di depan awak media.

Seketika itu, EO tidak kuasa untuk menahan tangisnya.

“Saya mohon maaf, terlebih terutama kepada orang tua dan anak yang saya telah vaksin,” ucap EO, sembari mengusap air matanya.

EO mengaku tidak ada niat menyuntikkan vaksin kosong kepada peserta berinisial BLP itu.

Menurut EO, apa yang dilakukannya murni hasil dari kelalaian saat menjadi vaksinator.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya tidak ada niat apa pun,” kata EO sambil menangis.

“Saya murni hanya ingin membantu menjadi relawan memberikan vaksin,” sambung EO, yang berusaha dikuatkan oleh Polwan di sampingnya, karena terus menangis.

Polisi menetapkan EO, vaksinator yang menyuntikkan vaksin kosong di Sekolah IPEKA Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, EO dianggap lalai karena menyuntikkan vaksin kosong terhadap peserta vaksinasi, BLP, Jumat (6/8/2021) silam.

Kasus tersebut bermula dari video yang viral di media sosial, yang merekam tindakan EO saat menyuntikkan vaksin.

EO menyuntikkan jarum kosong ke lengan kiri BLP.

“Sempat divideokan orang tuanya (BLP) sendiri atau ibunya sendiri,” katanya, Selasa (10/8/2021).

Setelah itu, aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi sekolah tempat vaksinasi, dan mengamankan vaksinator berinisial EO yang ada dalam video viral tersebut.

“Ini adalah tenaga kesehatan yang pada saat itu melakukan penyuntikan, yang sesuai ada di video viral tersebut,” sambung Yusri.

EO dianggap lalai karena menyuntikkan vaksin kosong terhadap peserta, dan disangkakan telah melanggar Pasal 14 UU 4/1984 tentang wabah penyakit menular.

“Ancamannya 1 tahun penjara. Ini masih berproses,” ungkap Yusri.

Sementara, barang bukti yang disita dari kasus tersebut di antaranya satu botol vial vaksin, satu syringe atau suntikan, alat pelindung diri, hingga sepasang sarung tangan.

Sebelumnya, video yang menunjukkan seorang tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin di lengan remaja pria, viral di media sosial.

Penyuntikan vaksin itu disebut-sebut dalam keadaan kosong.

Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, jarum suntik yang ditancapkan ke lengan remaja pria yang mengenakan kaus putih dengan celana pendek hitam itu, tidak ada vaksinnya.

Informasi itu ditambah dengan keterangan dalam video, penyuntikan vaksin kosong tersebut terjadi di Sekolah IPK Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (6/8/2021) silam.

“Teman cucu saya vaksin di Sekolah IPK Pluit Timur. Tgl. 6/8/21.”


“Jam 12.30 suntik vaksin, suntik kosong.”

“Setelah protes dan cuma affirm sorry, dan suntik kembali. Hati-hati agar dapat diperhatikan.”

“Sebarkan agar suster tersebut diproses,” begitu narasi dalam video yang beredar tersebut.



Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Menangis Histeris, Vaksinator di Sekolah Pluit Timur Minta Maaf Suntikkan Vaksin Kosong, />Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Yaspen Martinus
Link Download Video : DOWNLOAD VIDEO

Source : Youtube

Demikian postingan tentang Pelaku Penyuntik Vaksin Kosong Menangis dan Minta Maaf, Telah Suntikkan 599 Vaksin , Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.