Pedagang Gorengan Diancam Preman

Hi sobat seciko, Berita hari ini Jumat 6 Agustus 2021, ada kabar mengejutkan yang banyak mencuri perhatian warga net. Berita tersebut Seciko beri judul Pedagang Gorengan Diancam Preman. Informasi yang kami rangkum disini berasal dari channel youtube KOMPASTV. Kamu dapat menonton informasi terbaru ini lewat video yang Saya sediakan di bawah ini.

Pedagang Gorengan Diancam Preman

Kalo Anda ingin menonton berita ini berulang kali, seciko sarankan untuk mengunduh Video Pedagang Gorengan Diancam Preman melalui Link Download yang sudah Seciko sediakan.

Berikut Pedagang Gorengan Diancam Preman yang berhasil penulis rangkum:

Video Pedagang Gorengan Diancam Preman 2021

Detail Video

Judul VideoPedagang Gorengan Diancam Preman
Dimensi Video2d
Nama ChannelKOMPASTV
AuthorKOMPASTV
URL Videohttps://www.youtube.com/watch?v=TAWku3kYCmg
Definisi Videohd
Isi Artikel
PALEMBANG, KOMPAS.TV – Aksi premanisme yang korbannya pedagang gorengan di Palembang, viral di media sosial. Pelaku akhirnya tertangkap Polisi dari Polrestabes Palembang.

Rekaman kamera pengawas dari rumah salah satu warga di Palembang ini, memperlihatkan peristiwa seorang remaja mengancam pedagang gorengan di rumah susun Jalan Radial Ilir Barat I Palembang.

Dari video CCTV yang viral di media sosial, Polisi Satreskrim Polrestabes Palembang, melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP.

Pelaku yang belakangan diketahui, bernama Agus, 21 tahun, tertangkap di Pasar Cinde, bersama sebilah senjata tajam dan potongan kayu.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan, penyebab pelaku mengancam korban dengan senjata tajam karena tak diberi uang oleh korban.

Tersangka kini ditahan di tahanan Polrestabes Palembang dan ternacam hukuman di atas 5 tahun.

#premanisme #polrestabes #palembang
Link Download Video : DOWNLOAD VIDEO

Source : Youtube

Demikian postingan tentang Pedagang Gorengan Diancam Preman, Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.