Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang

Hi sobat seciko, Berita hari ini Minggu 25 Juli 2021, ada kabar mengejutkan yang banyak mencuri perhatian masyarakat. Berita tersebut kami beri judul Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang. Berita yang kami rangkum disini berasal dari kanal youtube Tribunnews.com. Kamu dapat menonton informasi terbaru ini lewat video yang kami sediakan di bawah ini.

Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang

Kalo kamu ingin menonton berita ini berulang kali, saya sarankan untuk mendownload Video Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang melalui Link Download yang sudah Saya sediakan.

Berikut Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang yang berhasil penulis rangkum:

Video Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang 2021

TRIBUN-VIDEO.COM – Seorang oknum perawat berinisial HBP (27) ditangkap oleh Polres Pelabuhan tanjung perak Surabaya seusai melakukan pemalsuan hasil GeNose di Kabupaten Sumenep.

Selain HBP, polisi juga menangkap oknum agen penjual bus berinisial ASK (39).

Selain memalsukan hasil, keduanya juga menggunakan kantong urin untuk melakukan tes GeNose calon penumpang bus.

Dikutip dari Kompas.com, hal itu diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung perak Surabaya AKP Gananta, Selasa (6/7/2021).

Kasus tersebut terkuak saat pemeriksaan penumpang bus tujuan Sumenep ke Jakarta di Pos Penyekatan Suramadu sisi Surabaya pada 20 Juni 2021.

Pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak menemukan adanya 12 surat hasil GeNose yang diduga palsu.

Pasalnya barcode yang tertera di hasil GeNose tersebut palsu atau data orang lain.

Sehingga, data mereka tidak tercatat di data posko check point Pemkab Sumenep.

Gananta mengungkapkan, HBP merupakan seorang perawat yang bertugas di check point Sumenep.

Kedua pelaku menggunakan kantong urin atau kateter untuk mengganti kantong GeNose yang jumlahnya terbatas.

“Jadi sebagian calon penumpang bus tidak menggunakan kantong GeNose sebagai mana mestinya, tapi pakai kantong urine atau kateter karena persediaan kantong GeNose terbatas,” kata Gananta, dikonfirmasi Selasa (6/7/2021).

Tes GeNose yang dibuat pelaku tersebut tidak dilakukan di check point Sumenep melainkan di SPBU Kecamatan Pekamban Sumenep.

HBP menjual hasil GeNose ke ASK sebesar Rp40 ribu per lembar.

ASK menjual hasil GeNose tersebut ke calon penumpang sebesar Rp50 ribu.

Sehingga, dari praktik ilegal tersebut, ASK mendapat keuntungan sebesar Rp10 ribu perlembar hasil GeNose.

“Lalu oleh ASK dijual Rp 50.000 per lembar kepada penumpang bus. Ada keuntungan Rp 10.000 yang diambil oleh ASK,” jelasnya. Para pelaku dijerat
Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat atau dokumen dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus”, Klik untuk baca: https://surabaya.kompas.com/read/2021/07/06/165000878/tes-genose-palsu-di-sumenep-gunakan-kantong-urine-dijual-rp-50.000-ke?page=all#page2.

Link Download Video : DOWNLOAD VIDEO

Source : Youtube

Detail Video

Judul VideoOknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang
Dimensi Video2d
Nama ChannelTribunnews.com
AuthorTribunnews.com
URL Videohttps://www.youtube.com/watch?v=DRUJ2-OcV-c
Definisi Videohd

Demikian video tentang Oknum Perawat di Sumenep Palsukan Tes GeNose, Gunakan Kantong Urine dan Jual Rp50 Ribu ke Penumpang, Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.